About us

Like Apple Solution Facebook Page

Youtube Tutorial

Subscribe Me On YouTube












Wednesday, September 7, 2016

Siaranku.com, Media Sosial Berplatform Broadcasting Nasional Anti Konten Negatif



Layanan live streaming dan broadcasting mulai menjadi fenomena baru bagi pengguna internet Indonesia. Layanan ini umumnya mengajak pengguna internet untuk saling berinterkasi secara streaming online. Dalam layanan ini pengguna internet bisa menjadi host (penyiar) dan ada yang menjadi viewer (penonton). Host akan berusaha untuk menarik perhatian penonton, dan nantinya akan mendapatkan banjir koin dari penonton.

Host umumnya akan menyiarkan secara langsung melalui video streaming dengan menunjukkan kebolehannya, misalnya menyanyi, menampilkan penampilannya dan bakat lainnya.
Nah, saat ini sudah banyak muncul layanan live streaming broadcasting di Indonesia. Tapi sebagian besar berasal dari luar negeri, di antaranya yaitu CliponYu, Zeemi, Bigo Live, sampai Nano Live.
Bagi yang belum banyak tahu, layanan live streaming broadcasting dari lokal ternyata sudah muncul. Layanan tersebut dinamakan Siaranku.com atau Siaraku. Siaranku muncul dengan semangat lokal dan ingin tampil beda dengan layanan sejenis dari luar negeri.
Senior Manager Operasional Siaranku, Gumilar Ramadhan mengatakan platform-nya terbilang lebih variatif dan mengusung konten yang bersih.
Gumilar mengatakan, dalam Siaranku, terdapat berbagai forum siaran berbagi topik. Misalnya ada siaran untuk curhat, obrolan umum, olahraga,  sampai diskusi soal game juga muncul di platform ini. Hal ini cukup berbeda dengan platform pesaing yang cenderung satu jenis pertunjukan saja.
"Tren live streaming ini sebenarnya memindahkan forum diskusi offline ke live streaming. Yang suka nyanyi, ngomongin film bisa manfaatkan platform ini," kata dia dalam keterangan tertulis, Minggu 4 September 2016.
Gumilar mengatakan, pembeda Siaranku dengan yang lainnya yaitu pada platform ini punya program spesial yang tayang tiap sepekan sekali, ada talkshow topik tertentu.
Secara umum, Gumilar mengatakan, layanan pada Siaranku memang mengarahkan agar sang host bisa 'memuaskan' penonton secara maksimal, namun Siaranku tetap menerapkan cara yang sopan. Siaranku melarang menarik perhatian penonton dengan pertunjukan maupun konten pornografi.
"Dari awal kita bangun platfrom dengan image yang straight (konten positif). Image di kalangan host dan viewer supaya orang enggak berpikir kalau dapetin koin harus buka (baju)" kata dia.
Untuk memastikan host tidak bermacam-macam dengan menampilkan konten syur, maka Siaranku mencegahnya sejak dari awal. Saat merekrut seorang menjadi host, Siaranku menyeleksinya dengan ketat, dengan mewajibkan host untuk menyatakan komitmen aturan main untuk tidak menunjukkan konten porno.
Mengingat sebagai platform live streaming lokal, Siaranku lahir dan besar dari tangan-tangan lokal. Gumilar mengatakan, pengembangan Siaranku dari awal sampai akhir dikerjakan oleh tenaga lokal.

"Dari bos-bosnya (Siaranku) sampai host-host-nya lokal semua," kata dia.
Dengan platform yang lahir di Tanah Air, kata dia, berarti secara tidak langsung membuat akses kian mudah dan murah. Gumilar mengatakan biaya akses bandwidth ke Siaranku lebih murah dibanding akses ke platform lainnya. Kemudian dari sisi investor, Siaranku sejak lahir sampai saat ini disokong oleh pengusaha lokal.
Wakil Presiden Siaranku, Yuniarti G mengatakan, investasi yang digelontorkan untuk mengembangkan Siaranku sejauh ini telah menelan biaya Rp10 miliar.
"Itu berasal dari satu orang saja, yaitu dari pendiri Siaranku, founder-nya Djuruanto Tardjono," ujar wanita yang akrab disapa Nia itu.

Monetisasi
Bicara soal monetisasi layanan, Siaranku membidik celah dari berjualan koin dan konten, menggandeng layanan payment gateway, sampai operator telekomunikasi untuk potong pulsa.
Gumilar mengatakan, sejak lahir pada Desember 2014, jumlah penontonnya juga mencapai 800 ribuan tersebar sampai ke daerah pelosok nusantara. Bicara soal trafik, dalam sehari akses bisa mencapai 1800 sampai dua ribu penonton.

Ke depan, Siaranku sudah mencanangkan untuk membuat semacam satu layanan untuk hiburan dalam satu platform. Misalnya konten khusus untuk film dengan model bisnis membayar per klik (pay per click).
"Ke depan kita bikin seperti Netflix, orang bisa nonton video, sekarang lagi mencari konten," katanya.
Selain itu, ke depan, diprediksi layanan seperti Siaranku akan berguna saat pengguna ingin melangsungkan siaran langsung secara luar ruangan (outdoor), yang memungkinkan penonton bisa berinteraksi dan berbincang dengan host. Kemampuan itu berbeda dengan layanan streaming milik Twitter, Periscope yang mana hanya melibatkan pengguna sebatas sosial saja tanpa memberikan nilai bisnis.



Di tengah-tengah maraknya sosial media berbasis broadcasting yang mengarah pada konten negatif, investor dalam negeri mencoba terjun ke model bisnis ini.
Dikatakan Head IT Development Siaranku.com, Joko Sunaryo, pihaknya ingin menciptakan suasana positif di media sosial tersebut. Seperti diketahui, banyak siaran ala media sosial yang mengarah ke konten negatif. Sehingga stigma yang melekat pada aplikasi tersebut cenderung berbau porno.

“Pokoknya konten positif itu harga mati di Siaranku.com,” ujar Sunaryo, Minggu (4/9).
Pengawasan berlapis dua diterapkan untuk memantau penyiar atau host dari aplikasi ini. Sehingga produk siaran yang dikeluarkan benar-benar bebas dari konten negatif. Bahkan, hubungan kedekatan dibangun antara pihak Siaranku dengan sobat siaranku, atau pengguna layanan ini.

Tak jarang, kedekatan secara personal ini membuat pengguna melaporkan secara langsung jika ada konten-konten aneh. Petugas monitoring dengan mudah menindaklanjuti laporan tersebut. Untuk diketahui, saat ini sudah ada sekitar 700.000 sobat siaranku yang mengaplikasikan media sosial ini.

Sementara untuk host sendiri Siaranku merekrut 80 penyiar dengan berbagai talenta. Dikatakan Joko, talenta-talenta itu bisa menandingi konten negatif dari pesaing. Misalnya saja penyiar dari komunitas Cosplay, atau kostum anime yang menjadi favorit tersendiri dari pengguna Siaranku.com, khususnya mereka yang berada dalam komunitas serupa atau ingin tahu lebih jauh mengenai kostum.

“Begini ini mereka, siaran sambil menggunakan kostum anime, dan itu banyak viewersnya,” imbuh Joko.
Ditemui dalam kesempatan yang sama, Wakil Presiden Siaranku.com, Yuniarti G mengatakan pihaknya telah merogoh kocek hingga Rp 10 miliar dalam bisnis ini. Sebagian besar dialokasikan untuk menciptakan basis teknologi informasi (IT) aplikasi ini. “Habis banyak untuk IT, sekitar 2/3,” kata perempuan yang akrab disapa Nia ini.

Meski demikian, nominal yang besar terlihat mulai menuai hasil akhir-akhir ini. Pasalnya, platform sosial media berbasis broadcasting mulai digandrungi khalayak ramai. Jika dulu hanya 1 sampai 4 penyiar yang online, kini bisa bertambah menjadi 19 orang yang menjadi host secara bersamaan dengan konten berbeda-beda.

Sementara dari segi pendaftar juga terdapat peningkatan dari yang tadinya hanya 100 orang register per hari, kini menjadi 1500 orang per hari. Dikatakan Nia, peningkatan-peningkatan terus dilakukan pihaknya, terutama dengan menggandeng instansi pendukung lain. Operator telekomunikasi seperti Indosat, Telkomsel dan XL ikut diajak bekerjasama mengembankan bisnis e-commerce yang menjadi nyawa Siaranku.com.
“Untuk membeli coin di Siaranku.com bisa melalui pulsa dari operator telekomunikasi, dari atm banking juga bisa,” pungkasnya.

Di tengah-tengah maraknya sosial media berbasis broadcasting yang mengarah pada konten negatif, investor dalam negeri mencoba terjun ke model bisnis ini.
Dikatakan Head IT Development Siaranku.com, Joko Sunaryo, pihaknya ingin menciptakan suasana positif di media sosial tersebut. Seperti diketahui, banyak siaran ala media sosial yang mengarah ke konten negatif. Sehingga stigma yang melekat pada aplikasi tersebut cenderung berbau porno.
“Pokoknya konten positif itu harga mati di Siaranku.com,” ujar Sunaryo kepada INDOPOS.CO.ID, Minggu (4/9).
Pengawasan berlapis dua diterapkan untuk memantau penyiar atau host dari aplikasi ini. Sehingga produk siaran yang dikeluarkan benar-benar bebas dari konten negatif. Bahkan, hubungan kedekatan dibangun antara pihak Siaranku dengan sobat siaranku, atau pengguna layanan ini.
Tak jarang, kedekatan secara personal ini membuat pengguna melaporkan secara langsung jika ada konten-konten aneh. Petugas monitoring dengan mudah menindaklanjuti laporan tersebut. Untuk diketahui, saat ini sudah ada sekitar 700.000 sobat siaranku yang mengaplikasikan media sosial ini.
Sementara untuk host sendiri Siaranku merekrut 80 penyiar dengan berbagai talenta. Dikatakan Joko, talenta-talenta itu bisa menandingi konten negatif dari pesaing. Misalnya saja penyiar dari komunitas Cosplay, atau kostum anime yang menjadi favorit tersendiri dari pengguna Siaranku.com, khususnya mereka yang berada dalam komunitas serupa atau ingin tahu lebih jauh mengenai kostum.
“Begini ini mereka, siaran sambil menggunakan kostum anime, dan itu banyak viewersnya,” imbuh Joko.
Ditemui dalam kesempatan yang sama, Wakil Presiden Siaranku.com, Yuniarti G mengatakan pihaknya telah merogoh kocek hingga Rp 10 miliar dalam bisnis ini. Sebagian besar dialokasikan untuk menciptakan basis teknologi informasi (IT) aplikasi ini. “Habis banyak untuk IT, sekitar 2/3,” kata perempuan yang akrab disapa Nia ini.
Meski demikian, nominal yang besar terlihat mulai menuai hasil akhir-akhir ini. Pasalnya, platform sosial media berbasis broadcasting mulai digandrungi khalayak ramai. Jika dulu hanya 1 sampai 4 penyiar yang online, kini bisa bertambah menjadi 19 orang yang menjadi host secara bersamaan dengan konten berbeda-beda.
Sementara dari segi pendaftar juga terdapat peningkatan dari yang tadinya hanya 100 orang register per hari, kini menjadi 1500 orang per hari. Dikatakan Nia, peningkatan-peningkatan terus dilakukan pihaknya, terutama dengan menggandeng instansi pendukung lain. Operator telekomunikasi seperti Indosat, Telkomsel dan XL ikut diajak bekerjasama mengembankan bisnis e-commerce yang menjadi nyawa Siaranku.com.
“Untuk membeli coin di Siaranku.com bisa melalui pulsa dari operator telekomunikasi, dari atm banking juga bisa,” pungkasnya.
- See more at: http://indopos.co.id/siaranku-com-media-sosial-berplatform-broadcasting-nasional-anti-konten-negatif/#sthash.eW2z4NHu.dpuf


Download Apps on Appstore

Download Apps on Play Store



Di tengah-tengah maraknya sosial media berbasis broadcasting yang mengarah pada konten negatif, investor dalam negeri mencoba terjun ke model bisnis ini.
Dikatakan Head IT Development Siaranku.com, Joko Sunaryo, pihaknya ingin menciptakan suasana positif di media sosial tersebut. Seperti diketahui, banyak siaran ala media sosial yang mengarah ke konten negatif. Sehingga stigma yang melekat pada aplikasi tersebut cenderung berbau porno.
“Pokoknya konten positif itu harga mati di Siaranku.com,” ujar Sunaryo kepada INDOPOS.CO.ID, Minggu (4/9).
Pengawasan berlapis dua diterapkan untuk memantau penyiar atau host dari aplikasi ini. Sehingga produk siaran yang dikeluarkan benar-benar bebas dari konten negatif. Bahkan, hubungan kedekatan dibangun antara pihak Siaranku dengan sobat siaranku, atau pengguna layanan ini.
Tak jarang, kedekatan secara personal ini membuat pengguna melaporkan secara langsung jika ada konten-konten aneh. Petugas monitoring dengan mudah menindaklanjuti laporan tersebut. Untuk diketahui, saat ini sudah ada sekitar 700.000 sobat siaranku yang mengaplikasikan media sosial ini.
Sementara untuk host sendiri Siaranku merekrut 80 penyiar dengan berbagai talenta. Dikatakan Joko, talenta-talenta itu bisa menandingi konten negatif dari pesaing. Misalnya saja penyiar dari komunitas Cosplay, atau kostum anime yang menjadi favorit tersendiri dari pengguna Siaranku.com, khususnya mereka yang berada dalam komunitas serupa atau ingin tahu lebih jauh mengenai kostum.
“Begini ini mereka, siaran sambil menggunakan kostum anime, dan itu banyak viewersnya,” imbuh Joko.
Ditemui dalam kesempatan yang sama, Wakil Presiden Siaranku.com, Yuniarti G mengatakan pihaknya telah merogoh kocek hingga Rp 10 miliar dalam bisnis ini. Sebagian besar dialokasikan untuk menciptakan basis teknologi informasi (IT) aplikasi ini. “Habis banyak untuk IT, sekitar 2/3,” kata perempuan yang akrab disapa Nia ini.
Meski demikian, nominal yang besar terlihat mulai menuai hasil akhir-akhir ini. Pasalnya, platform sosial media berbasis broadcasting mulai digandrungi khalayak ramai. Jika dulu hanya 1 sampai 4 penyiar yang online, kini bisa bertambah menjadi 19 orang yang menjadi host secara bersamaan dengan konten berbeda-beda.
Sementara dari segi pendaftar juga terdapat peningkatan dari yang tadinya hanya 100 orang register per hari, kini menjadi 1500 orang per hari. Dikatakan Nia, peningkatan-peningkatan terus dilakukan pihaknya, terutama dengan menggandeng instansi pendukung lain. Operator telekomunikasi seperti Indosat, Telkomsel dan XL ikut diajak bekerjasama mengembankan bisnis e-commerce yang menjadi nyawa Siaranku.com.
“Untuk membeli coin di Siaranku.com bisa melalui pulsa dari operator telekomunikasi, dari atm banking juga bisa,” pungkasnya.
- See more at: http://indopos.co.id/siaranku-com-media-sosial-berplatform-broadcasting-nasional-anti-konten-negatif/#sthash.eW2z4NHu.dpuf

Di tengah-tengah maraknya sosial media berbasis broadcasting yang mengarah pada konten negatif, investor dalam negeri mencoba terjun ke model bisnis ini.
Dikatakan Head IT Development Siaranku.com, Joko Sunaryo, pihaknya ingin menciptakan suasana positif di media sosial tersebut. Seperti diketahui, banyak siaran ala media sosial yang mengarah ke konten negatif. Sehingga stigma yang melekat pada aplikasi tersebut cenderung berbau porno.
“Pokoknya konten positif itu harga mati di Siaranku.com,” ujar Sunaryo kepada INDOPOS.CO.ID, Minggu (4/9).
Pengawasan berlapis dua diterapkan untuk memantau penyiar atau host dari aplikasi ini. Sehingga produk siaran yang dikeluarkan benar-benar bebas dari konten negatif. Bahkan, hubungan kedekatan dibangun antara pihak Siaranku dengan sobat siaranku, atau pengguna layanan ini.
Tak jarang, kedekatan secara personal ini membuat pengguna melaporkan secara langsung jika ada konten-konten aneh. Petugas monitoring dengan mudah menindaklanjuti laporan tersebut. Untuk diketahui, saat ini sudah ada sekitar 700.000 sobat siaranku yang mengaplikasikan media sosial ini.
Sementara untuk host sendiri Siaranku merekrut 80 penyiar dengan berbagai talenta. Dikatakan Joko, talenta-talenta itu bisa menandingi konten negatif dari pesaing. Misalnya saja penyiar dari komunitas Cosplay, atau kostum anime yang menjadi favorit tersendiri dari pengguna Siaranku.com, khususnya mereka yang berada dalam komunitas serupa atau ingin tahu lebih jauh mengenai kostum.
“Begini ini mereka, siaran sambil menggunakan kostum anime, dan itu banyak viewersnya,” imbuh Joko.
Ditemui dalam kesempatan yang sama, Wakil Presiden Siaranku.com, Yuniarti G mengatakan pihaknya telah merogoh kocek hingga Rp 10 miliar dalam bisnis ini. Sebagian besar dialokasikan untuk menciptakan basis teknologi informasi (IT) aplikasi ini. “Habis banyak untuk IT, sekitar 2/3,” kata perempuan yang akrab disapa Nia ini.
Meski demikian, nominal yang besar terlihat mulai menuai hasil akhir-akhir ini. Pasalnya, platform sosial media berbasis broadcasting mulai digandrungi khalayak ramai. Jika dulu hanya 1 sampai 4 penyiar yang online, kini bisa bertambah menjadi 19 orang yang menjadi host secara bersamaan dengan konten berbeda-beda.
Sementara dari segi pendaftar juga terdapat peningkatan dari yang tadinya hanya 100 orang register per hari, kini menjadi 1500 orang per hari. Dikatakan Nia, peningkatan-peningkatan terus dilakukan pihaknya, terutama dengan menggandeng instansi pendukung lain. Operator telekomunikasi seperti Indosat, Telkomsel dan XL ikut diajak bekerjasama mengembankan bisnis e-commerce yang menjadi nyawa Siaranku.com.
“Untuk membeli coin di Siaranku.com bisa melalui pulsa dari operator telekomunikasi, dari atm banking juga bisa,” pungkasnya.
- See more at: http://indopos.co.id/siaranku-com-media-sosial-berplatform-broadcasting-nasional-anti-konten-negatif/#sthash.eW2z4NHu.dpuf
Di tengah-tengah maraknya sosial media berbasis broadcasting yang mengarah pada konten negatif, investor dalam negeri mencoba terjun ke model bisnis ini.
Dikatakan Head IT Development Siaranku.com, Joko Sunaryo, pihaknya ingin menciptakan suasana positif di media sosial tersebut. Seperti diketahui, banyak siaran ala media sosial yang mengarah ke konten negatif. Sehingga stigma yang melekat pada aplikasi tersebut cenderung berbau porno.
“Pokoknya konten positif itu harga mati di Siaranku.com,” ujar Sunaryo kepada INDOPOS.CO.ID, Minggu (4/9).
Pengawasan berlapis dua diterapkan untuk memantau penyiar atau host dari aplikasi ini. Sehingga produk siaran yang dikeluarkan benar-benar bebas dari konten negatif. Bahkan, hubungan kedekatan dibangun antara pihak Siaranku dengan sobat siaranku, atau pengguna layanan ini.
Tak jarang, kedekatan secara personal ini membuat pengguna melaporkan secara langsung jika ada konten-konten aneh. Petugas monitoring dengan mudah menindaklanjuti laporan tersebut. Untuk diketahui, saat ini sudah ada sekitar 700.000 sobat siaranku yang mengaplikasikan media sosial ini.
Sementara untuk host sendiri Siaranku merekrut 80 penyiar dengan berbagai talenta. Dikatakan Joko, talenta-talenta itu bisa menandingi konten negatif dari pesaing. Misalnya saja penyiar dari komunitas Cosplay, atau kostum anime yang menjadi favorit tersendiri dari pengguna Siaranku.com, khususnya mereka yang berada dalam komunitas serupa atau ingin tahu lebih jauh mengenai kostum.
“Begini ini mereka, siaran sambil menggunakan kostum anime, dan itu banyak viewersnya,” imbuh Joko.
Ditemui dalam kesempatan yang sama, Wakil Presiden Siaranku.com, Yuniarti G mengatakan pihaknya telah merogoh kocek hingga Rp 10 miliar dalam bisnis ini. Sebagian besar dialokasikan untuk menciptakan basis teknologi informasi (IT) aplikasi ini. “Habis banyak untuk IT, sekitar 2/3,” kata perempuan yang akrab disapa Nia ini.
Meski demikian, nominal yang besar terlihat mulai menuai hasil akhir-akhir ini. Pasalnya, platform sosial media berbasis broadcasting mulai digandrungi khalayak ramai. Jika dulu hanya 1 sampai 4 penyiar yang online, kini bisa bertambah menjadi 19 orang yang menjadi host secara bersamaan dengan konten berbeda-beda.
Sementara dari segi pendaftar juga terdapat peningkatan dari yang tadinya hanya 100 orang register per hari, kini menjadi 1500 orang per hari. Dikatakan Nia, peningkatan-peningkatan terus dilakukan pihaknya, terutama dengan menggandeng instansi pendukung lain. Operator telekomunikasi seperti Indosat, Telkomsel dan XL ikut diajak bekerjasama mengembankan bisnis e-commerce yang menjadi nyawa Siaranku.com.
“Untuk membeli coin di Siaranku.com bisa melalui pulsa dari operator telekomunikasi, dari atm banking juga bisa,” pungkasnya.
- See more at: http://indopos.co.id/siaranku-com-media-sosial-berplatform-broadcasting-nasional-anti-konten-negatif/#sthash.eW2z4NHu.dpuf
Di tengah-tengah maraknya sosial media berbasis broadcasting yang mengarah pada konten negatif, investor dalam negeri mencoba terjun ke model bisnis ini.
Dikatakan Head IT Development Siaranku.com, Joko Sunaryo, pihaknya ingin menciptakan suasana positif di media sosial tersebut. Seperti diketahui, banyak siaran ala media sosial yang mengarah ke konten negatif. Sehingga stigma yang melekat pada aplikasi tersebut cenderung berbau porno.
“Pokoknya konten positif itu harga mati di Siaranku.com,” ujar Sunaryo kepada INDOPOS.CO.ID, Minggu (4/9).
Pengawasan berlapis dua diterapkan untuk memantau penyiar atau host dari aplikasi ini. Sehingga produk siaran yang dikeluarkan benar-benar bebas dari konten negatif. Bahkan, hubungan kedekatan dibangun antara pihak Siaranku dengan sobat siaranku, atau pengguna layanan ini.
Tak jarang, kedekatan secara personal ini membuat pengguna melaporkan secara langsung jika ada konten-konten aneh. Petugas monitoring dengan mudah menindaklanjuti laporan tersebut. Untuk diketahui, saat ini sudah ada sekitar 700.000 sobat siaranku yang mengaplikasikan media sosial ini.
Sementara untuk host sendiri Siaranku merekrut 80 penyiar dengan berbagai talenta. Dikatakan Joko, talenta-talenta itu bisa menandingi konten negatif dari pesaing. Misalnya saja penyiar dari komunitas Cosplay, atau kostum anime yang menjadi favorit tersendiri dari pengguna Siaranku.com, khususnya mereka yang berada dalam komunitas serupa atau ingin tahu lebih jauh mengenai kostum.
“Begini ini mereka, siaran sambil menggunakan kostum anime, dan itu banyak viewersnya,” imbuh Joko.
Ditemui dalam kesempatan yang sama, Wakil Presiden Siaranku.com, Yuniarti G mengatakan pihaknya telah merogoh kocek hingga Rp 10 miliar dalam bisnis ini. Sebagian besar dialokasikan untuk menciptakan basis teknologi informasi (IT) aplikasi ini. “Habis banyak untuk IT, sekitar 2/3,” kata perempuan yang akrab disapa Nia ini.
Meski demikian, nominal yang besar terlihat mulai menuai hasil akhir-akhir ini. Pasalnya, platform sosial media berbasis broadcasting mulai digandrungi khalayak ramai. Jika dulu hanya 1 sampai 4 penyiar yang online, kini bisa bertambah menjadi 19 orang yang menjadi host secara bersamaan dengan konten berbeda-beda.
Sementara dari segi pendaftar juga terdapat peningkatan dari yang tadinya hanya 100 orang register per hari, kini menjadi 1500 orang per hari. Dikatakan Nia, peningkatan-peningkatan terus dilakukan pihaknya, terutama dengan menggandeng instansi pendukung lain. Operator telekomunikasi seperti Indosat, Telkomsel dan XL ikut diajak bekerjasama mengembankan bisnis e-commerce yang menjadi nyawa Siaranku.com.
“Untuk membeli coin di Siaranku.com bisa melalui pulsa dari operator telekomunikasi, dari atm banking juga bisa,” pungkasnya.
- See more at: http://indopos.co.id/siaranku-com-media-sosial-berplatform-broadcasting-nasional-anti-konten-negatif/#sthash.eW2z4NHu.dpuf
http://m.news.viva.co.id/news/read/817638-siaranku-live-streaming-lokal-dengan-konten-bersih
http://indopos.co.id/siaranku-com-media-sosial-berplatform-broadcasting-nasional-anti-konten-negatif/
Read More

Saturday, August 13, 2016

The Best PokeAdvisor Alternatives For Pokemon Go

Pokevision-alternativesListen-up, Pokemon Go fans! You’re going to want to listen, and listen good! PokeAdvisor, the very popular app that was used to track all kinds of Pokemon Go-related things such as number of Poke Balls thrown, their overall catch rate, number of Pokemon encounters, IV calculator, and more, has been killed by the folks over at Niantic and Nintendo.
Clearly, the two companies did not believe that PokeAdvisor was something they wanted to be used, and now it’s simply not able to connect to the game at all, which is a shame. It’s okay, though, because we know of some alternatives that promise to give a similar experience while still, you know, working. Let’s have a look.

The Silph Road’s Pokemon Go Tools
Created by The Silph Road, which defines itself as a “grassroots network of Pokémon Go trainers,” this comprehensive list of Pokemon is one that can be found over at thesilphroad.com/research. More than just a list, though, the data also includes detailed species stats for each of the game’s 151 Pokemon as well as other basic characteristics. The Silph Road’s Pokemon Go Tools is well worth checking out as a viable alternative to PokeAdvisor tool, especially for those looking to spend hours at Gyms, duking it out with other players’ top Pokemon.
For more details on the sheet, check out our post on it here: Pokemon Go Cheat Sheet: Species Stats For All 151 Pokemon In The Game.
Pokemon-Go-species-stats
8-in-1 Poke Assistant
With not one but eight tools rolled into one, Poke Assistant will help new and existing gamers get a handle on what is needed in order to be a successful Pokemon Go player. Stats and tips on which Pokemon are better equipped for use in specific situations are all the rage with Poke Assistant, and you can’t really go wrong with it.
poke-assistant-3
Check out our post on Poke Assistant here: Poké Assistant Features Eight-In-One Pokemon Go Tools To Help You Catch ‘Em All.
Blossom’s Pokemon Go Manager
This amazing tool lets you log into your Pokemon Go account, search through and sort all your Pokemon by their strengths and weaknesses, and even evolve or transfer them in bulk! Pokemon Go Manager is still in beta form, but that just means it has room to breathe!
Pokemon Go Manager
You can download the tool from its GitHub page.
Pokemon Go Nexus
Pokemon-Go-Nexus_
The Pokemon Go Nexus website is probably best placed to describe what it does:
Pokemon Go Nexus is a tool to help you determine which Pokemon to evolve, and which to grind into candy!
You’ll find Pokemon Go Nexus over at pgnexus.gg.
Pokemon Go shows few signs of going away any time soon, so it’s best to make sure you have all the tools required in order to succeed. With some of the options above, we reckon you’ll be just fine.
Read More

Poké Assistant Features Eight-In-One Pokemon Go Tools To Help You Catch ‘Em All

Pokemon-GO
If you haven’t already received the memo, Pokémon Go is here to stay and it’s taking over the real and digital world. You may be a casual Pokémon Go gamer who likes to dive in and out of the augmented reality experience, or, like a lot of people globally, you could be wholeheartedly dedicated to exploring the real-world in the hope of catching the rarest and most uncommon Pokémon out there.
Regardless of your dedication and addiction levels, the chances are that you would become a better Pokémon catcher if you made use of the new Poké Assistant website.

We’ve already seen a number of apps pop up on the App Store that offer functionality such as crowdsourced location maps of the rarest and most uncommon Pokémon, as well as showing where local PokéStops and Gyms are hiding. Those services are all well and good, but they don’t really give you the knowledge and insight that you need to flourish in the competitive world of Pokémon Go.
That’s where Poké Assistant steps in, by providing eight built-in tools all-in-one that are designed to help Pokémon Go Trainers play, evolve and battle to the top at the best of their abilities. Not only will Poké Assistant make you think about how you play Pokémon Go, but it should also leave you as a better player and give you a better insight into some of the things that you weren’t aware of, or hadn’t actually stopped to consider.
As an example, the Best Attackers feature will provide you with the necessary information to better determine the type of Pokémon to use to attack other mythical creatures. Conversely, the Best Defenders tool will drop knowledge bombs on you that will leave you being better prepared to protect a Gym should you be victorious in battle.
Screen Shot 2016-07-31 at 2.49.49 AM
If you are strong enough to take over a local Gym, then with the help of Poké Assistant, you should have the tools needed to actually protect it for as long as possible. The website also contains other battle related features, such as outlining every move in the game sorted by Damage per Second, informing users which moves are the best to have to inflict the most damage when battling. The tool also assists in getting rid of those thousands of Pidgey in the most effective way to maximize Lucky Egg usage for maximum XP.
poke-assistant-3
There’s a lot more that the website has to offer, including IV Calculator and Evolve Calculator, and each tool carries a description of what it has to offer, so you can quickly find the type of assistance you’re looking for. Perhaps what is even more awesome is the fact that the website has been optimized for mobiles and tablets, given you access to this wonderful offering on the go.
poke-assistant-2
Check it out for yourself by heading over to pokeassistant.com on your computer or mobile browser.
Read More

Pokemon Go Cheat Sheet: Species Stats For All 151 Pokemon In The Game

Pokemon-Go-species-stats
Pokémon Go is, without a doubt, the hottest mobile game out there right now. In fact, numbers and media attention would suggest it has, if I may use a Pokémon reference, evolved past that to become an international phenomenon.
The game, which is currently available on both iOS and Android, became the biggest mobile game in US history within a few days following its release, with statistics quoting 21 million active users, a number that likely continued to grow by leaps and bounds.

In its early days, the game was all everyone on the web ever talked about. Even now, the coverage may have slowed down somewhat, but the hype is very much alive. I might not know any hardcore fans of the game, but every friend of mine, regardless of age, is either playing the game or knows about it. If the same holds true for you and you have yet to hop onto the Pokémon Go bandwagon, you might now be considering it.
To the newbie, the game can be a tad daunting, with a roster of 151 Pokémon and several under-explained game elements. It is only natural to want something to help you get started. For those who are just looking for a detailed introduction to the franchise’s many pocketable monsters, there is a complete list of every Pokémon in the game over at thesilphroad.com/research, complete with species stats. These stats define the type, height and weight of each Pokémon along with their attack, defense and stamina ratings.
The list, which can be sorted by each individual statistic or based on the best combined stats, should prove to be useful for both new players looking to get an idea of how boss a collection of Pokémon they have in their personal roster, and veterans who have their Pokémon hit the Gym on a daily basis. It comes from The Silph Road, which defines itself as a “grassroots network of Pokémon Go trainers” geared towards facilitating the trade of rare Pokémon.
Sort-Pokemon-Go-species-stats
I guess I should thank them. I now know Mewtwo is the most powerful Pokémon out there.
Read More

The Best Jailbreak Themes For iOS 9.3.3 [WinterBoard & Anemone]

ios-9.3.3-themes b
If you happen to be running a jailbroken iPhone, iPad or iPod touch, then the chances are that you have dabbled into theming that device with one of the many fantastic themes available via an array of repositories. The entire purpose of jailbreaking an iOS device for some is to change that stock look and to change things up as per preference, and occasionally change it up again.
Having a plethora of themes is simply brilliant but there are just so many, that there’s a great chance that you haven’t managed to find the right theme for your device just yet, or have been put off by the thousands of amateur, slapdash pieces of work that are out there. Thankfully, we are going to run you through some of the most comprehensive and professional themes that are compatible to work with iOS 9 – iOS 9.3.3.

It’s important to note that this list does not necessary mention some of the more well known options, such as Ayeris and Muze 2, as we already covered them last year when iOS 9 jailbreak was first released. . This list instead focuses on some of the more underrated themes that are now updated to work with iOS 9.3.3.
Seasoned jailbreakers would already be aware of this one critical requirement, but just in case you’re new to this, you will need to have either WinterBoard or Anemone installed from Cydia on your jailbroken device in order to get these themes to work. All themes listed here support both the theming platforms. Personally, we prefer Anemone as it’s light on resources.
So without further ado, here are the hottest iOS 9.3.3 compatible themes for Anemone and WinterBoard that can be grabbed from Cydia right now.
Lotus
lotus
A simply beautiful and elegant theme that takes its inspiration from the transition colors of a flower. This may be a gradient-based theme, but is nothing like you’ve seen before. It can be downloaded from the ZodTTD & MacCiti repository on Cydia and is entirely free-of-charge.
Indigo
indigo
Indigo is one of the most complete themes out there, and therefore commands a $2.49 commercial price-tag on the ZodTTD & MacCiti repository in Cydia. The install comes with more than 180 individually crafted icons, as well as 20-plus alternative icons. There are also preference icons, status bar themes, and two different Control Center options to choose from.
Ace El Cap
Ace-El-Cap
If you love OS X El Capitan and everything that it stands for from a visual perspective, then you’ll likely want to experience Ace El Cap on your jailbroken iOS device. There are over  250 custom app icons, preferences icons, and even an El Capitan boot logo built for iOS 9. A $1.99 download from the ZodTTD & MacCiti repository.
Jelly 3
Jelly-3
The third iteration of the Jelly theme is here, and trust us, it’s a good one. Jelly 3 offers 400-plus white and normal colored glyphs, as well as 3 different icon styles to suit all tastes. There are lock sounds, Messages UI, and much, much more. All of this for free directly from the artist’s repository: donisign.yourepo.com/.
Kecil
Kecil
Kecil is an extensive, and unbelievably eye-pleasing piece of work. The download is entirely free-of-charge and comes with three versions of each individual theme, which in turn includes over 60 themed icons. You can grab Kecil for free from the artist’s repository: colbyroark.yourepo.com/.
Pebbli
Pebbli
This is the true definition of a minimalist, pastel-themed piece of work. There are over 140 icons, 2 icon masks, a Control Center theme, as well as a status bar theme and much more. Pebbli is a commercial package, available for $1.50 from the ZodTTD & MacCiti repository.
Veexillum
veex theme
To say this theme is professional and stunning isn’t really coming anywhere close to doing it justice. This is just pure simplicity and beauty. There are a staggering 700 icons that simply take the elegance of an iOS device and enhance it further. A commercial purchase, and rightly so, for $2.49 from ZodTTD & MacCiti.
Enlightened
Enlightened-iOS-9
Enlightened is an entirely new glyph-based theme for iOS 9. The theme features folder icons, UI-style badges, and a dark and light theme for both moods. Free-of-charge download from ZodTTD & MacCiti repo on Cydia.
Primo Glyph
Primo
Primo is this particular artist’s first ever icon-based theme that includes 3 icon sets, 10 variants of badge style, and more than 400 individual icons created for each set that the theme ships with. Free-of-charge from the repository: repo.xarold.com/pack/primoglyph.
Murk 2
Murk-2
This a beautiful theme for those iOS device owners who prefer to have their devices live on the dark side. There are 220 icons, a stunning Control Center UI, as well as keyboard sounds and two different mask themes. A $2.49 purchase from ZodTTD & MacCiti, or free for those who purchased the original Murk theme.
That’s about it, well for now at least. If you have know of any new and exciting iOS 9.3.3 compatible themes, do let us know in the comments section below.
Read More

How To Jailbreak iOS 9.3.3 On iPhone 6s, 6, 6s Plus, 6 Plus, 5s, iPad, More [Tutorial]


Compatible iOS devices:
  • iPhone 5s, iPhone 6, iPhone 6 Plus, iPhone 6s, iPhone 6s Plus, iPhone SE
  • iPad mini 2, iPad mini 3, iPad mini 4, iPad Air 1, iPad Air 2, iPad Pro (both models)
  • iPod touch 6
Compatible firmware versions:
  • iOS 9.2, iOS 9.2.1
  • iOS 9.3, iOS 9.3.1, iOS 9.3.2, iOS 9.3.3
Requirements:
  • Make sure that you have performed a full backup of the iPhone, iPad or iPod touch device, and that all data is secured to iTunes or iCloud.
  • Disable/remove passcode, Touch ID, and Find My iPhone before running the jailbreak.
  • iOS 9.2-9.3.3 running on your compatible 64-bit device, as outlined above. We recommend updating to iOS 9.3.3. You can grab iOS 9.3.3 file from here: Download iOS 9.3.3 IPSW For iPhone And iPad [Final Version].
  • The latest version of iTunes running on your Windows PC.
  • Jailbreak tool, which you can get from here: Download Pangu iOS 9.3.3 / 9.3.2 Jailbreak For Windows.

Instructions:
Before we begin, it’s important to note that the instructions below are for Chinese version of the jailbreak as the English version of the tool is not out yet but is expected to drop very soon. We will update the post once the English version is out.



Step 1: Connect your iOS device to your computer.
Step 2: Once you have downloaded the jailbreak tool from the link given above, launch it as administrator on Windows by right clicking on the file and then clicking on Run as administrator.
Step 3: Now click on the button which has some Chinese text on it. This will install PP Helper 5.0.


 Step 4: You should now have PP Helper 5.0 shortcut on the desktop. Right click on it and then click on Run as administrator. Once it’s launched, click the big green button with some Chinese text on it to begin the jailbreak process.




 Step 5: After a short while, you will get a captcha screen on the tool. Enter the catcha letters and wait for at least a couple of minutes as the tool will now start installing a profile on your device. The tool at this point may also require you to enter your Apple ID and password. While Pangu says it doesnt store any of this information and simply uses your Apple ID and password to sign the PP app it’s going to install on your device for jailbreaking, we still recommend signing up for a spare Apple ID from appleid.apple.com and using that in this step rather than your main Apple ID.


Step 6: An app called PP will start installing on your device now. Once installed, in order to run it, you need to first head to Settings > General > Device Management (on iOS 9.3.3) or Settings > General > Profile (on iOS 9.3.2 and below) and then trust the developer.
Step 7: Once done, open this PP app and accept the prompt for push notifications.
Step 8: Now tap on the big circle in the center, and wait for PP app to install Cydia. Hit the sleep/power button to manually lock your device. You will soon get a notification in Chinese saying that your device has been successfully jailbroken.


 Step 9: At this point, simply unlock the device and you’ll be in PP. It will start preparing environment for Cydia. Once done, the device will reboot automatically and you should have Cydia installed on your now jailbroken device.




As mentioned earlier, this is a semi-untethered/tethered jailbreak which means every time the device reboots, you will have to re-jailbreak of sorts to get the device back into jailbroken state. Fortunately, this doesn’t mean you need to go through the whole process through your computer again. You don’t have to reinstall the jailbreak tweaks, settings or Cydia either. All you need to do after every reboot is to run the PP app from the home screen on your device and tap that large circle button to get back into jailbroken state again within no time.
And there you have it. Out of the blue, literally form nowhere, a working and very simple way to jailbreak compatible iPhone, iPad and iPod Touch Devices.
Read More

Page Rank

Check Page Rank of your Web site pages instantly:

This page rank checking tool is powered by Page Rank Checker service